oleh

Bapenda Kabupaten Bekasi Bebaskan Denda Pajak Restaurant

CIKARANG PUSAT – DI tengah pandemi virus Corona yang juga berdampak kepada para pelaku usaha, Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda) Kabupaten Bekasi menerapkan kebijakan menghilangkan denda bagi keterlambatan pembayaran pajak .

Dalam situasi normal tidak ada pandemi corona, pengusaha yang telat membayar pajak daerah, misalkan pajak hiburan, dikenakan denda sebesar 2 persen setiap bulannya.

Herman memberi contoh, ” Burger X” yang punya sejumlah cabang di Kabupaten Bekasi, pajak restaurant-nya sekitar Rp 300 juta perbulan yang dibayarkan tiap tanggal 15 setiap bulannya.

Jika restauran ini telat membayar pajak, dia kena denda 2 persen perbulan atau Rp 6 juta.

‘” Dalam situasi pandemi corona saat ini, denda tersebut tidak kami lakukan,” ujar Herman, Jumat (15/05).1

Untuk pajak restaurant , sebut Kepala Bapenda Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi, pengusaha sejatinya tidak terdampak, karena pajak restaurant dipungut kepada konsumen, bukan kepada pengelola atau pemilik restaurant .

Yang terdampak bagi pengelola restaurant, terang Herman, adalah terkait dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) yang berdampak pada sulitnya karyawan beraktifitas di luar.

Herman mengatakan, di tengah pandemi corona saat ini, ada sejumlah pengusaha restauran yang minta keringanan pajak.

‘ Itu kita tolak karena tidak masuk akal, karena pajak restaurant tidak dibebankan kepada pemilik rest

Herman Hanapi



Nonton TV Streaming Hanya di TV-MPI.COM KLIK DISINI

Sedangkan berita hari ini terlengkap, terkini dan terupdate hanya di MediaPATRIOT.CO.ID/Category/Berita KLIK DISINI

Berita Umum, Berita Artis, Berita Bisnis, Berita Daerah ada di Referensi Link KLIK DISINI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed